• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy
IBX5AA3533ABC48F

Lorem ipsum

raih impian dgn visualisasi kreatif

 on Kamis, 13 November 2014  

Saya tahu, ketika membaca judul diatas teman-teman mungkin bingung apa yang dimaksud dengan visualisasi kreatif, atau malah ada yang langsung mengerti apa yang dimaksud dengan visualisasi kreatif tersebut. Well, apapun yang ada dipikiran teman-teman saat ini, ketika nanti saya jelaskan mengenai hal tersebut diatas, membuat teman-teman menjadi lebih paham, bahkan bisa langsung mengaplikasikannya dengan sangat mudah. Ya saya tahu teman-teman pasti mulai tertarik. Sebelum saya menjelaskannya, saya akan mulai sedikit bercerita kenapa kita mesti mempelajari dan melakukan tekhnik yang mudah namun powerful ini.

Apakah teman-teman tahu ada suatu hal yang saat kita mengatakannya kita tidak perlu berpikir ? dan bahkan sambil kita mengatakannya, kita juga melakukan sesuatu juga tanpa berpikir. Bukan cuma tanpa berpikir, bahkan apada saat kita mengatakan sesuatu dan juga melakukan sesutau itu kita malah berfikir hal lain. Dan anehnya, meskipun kita mengatakan dan melakukannya tanpa berpikir, atau malah memikirkan hal lain, tidak ada kata-kata dan gerakan yang salah, bahkan kita lupa sudah melakukan dan mengatakannya. Tahu-tahu selesai aja. Hmm…teman-teman pasti sedang berpikir sekarang. Apa ya kira-kira ?........Yup benar !! jawabannya adalah ketika sholat. Teman-teman tahu, atau malah sering mengalaminya dimana ketika kita sholat adakalanya pikiran kita kemana-mana. Pertanyaan saya, waktu pikiran kita kemana-mana itu, apakah bacaan kita salah ? apakah gerakan kita salah ? atau malah kita lupa sudah melakukannya dan bertanya dalam hati, “ Udah berapa rakaat ya ?” hehehe……teman-teman pasti ingat itu.
Teman-teman bisa bayangkan, saat sholat tadi itu, tanpa berpikir, atau malah memikirkan hal lain, apa yang kita lakukan dan katakan semuanya benar. Selesai. Luar biasa bukan ? Kira-kira bagaimana hal itu bisa terjadi ? Ya karena sholat sudah menjadi program otomatis dalam pikiran bawah sadar kita. Sehingga hal itu berjalan secara otomatis tanpa pikiran sadar mengendalikannya, bahkan ketika saat bersamaan pikiran sadar sedang melakukan sesutu juga. Amazing !Dan silahkan teman-teman pikirkan sekarang, bagaimana jika struktur sholat itu kita aplikasikan untuk mencapai goal kita ? tanpa kita memikirkannya semua yang kita lakukan secara otomatis akan menuju kepada goal kita itu. Bahkan tanpa kita sadari tahu-tahu goal kita sudah tercapai. Lebih luar biasa lagi bukan ? saya tahu teman-teman mengerti maksud saya. Tapi kan sholat adalah hasil dari proses yang lama dan memang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan ? Yup ! teman-teman benar. Dan apakah teman-teman tahu bahwa ada cara paling mudah yang dapat kita lakukan dengan waktu yang singkat dan mempunyai hasil yang sama seperti proses yang lama seperti sholat tadi ? disinilah menariknya.

Saya penasaran, apa yang teman-teman pikirkan sekarang ? namun saya tahu teman-teman semakin tertarik untuk mengetahu lebih lanjut rahasianya bukan ? Hehehe……Sabar, saya akan jelaskan sebentar lagi dan membuat teman-teman semakin lebih mengerti lagi. Sebelum itu saya akan ceritakan sedikit bagaimana banyak orang-orang yang sekarang sukses, ternyata mereka secara tidak sadar melakukan visualisasi kreatif. Alkisah, H. Masagung, pemilik Toko Buku Gunung Agung sewaktu masih berjualan rokok disalah satu sudut pasar proyek senen, memiliki mimpi ingin mempunyai toko tiga tingkat. Untuk mempermudah mengimajinasikannya, beliau membuat sketsa toko tersebut dan beliau lihat setiap saat sambil membayangkan bagaimana ketika toko itu sudah beliau miliki . Dan dalam beberapa tahun kedepan beliau memiliki toko tersebut yang kita kenal sebagai Toko Buku Gunung Agung yang diKwitang itu. Begitu juga yang dilakukan oleh Guru Besar Psikologi UGM Prof. Jamaludin Ancok ketika beliau remaja. Beliau menempelkan foto beliau di dinding diantara foto-foto tokoh terkenal dunia dan membayangkan suatu hari beliau menjadi orang hebat yang fotonya setara dengan tokoh-tokoh tersebut. Tentunya masih banyak lagi cerita-cerita disekitar kita mengenai hal itu, dan bahkan teman-teman sebagian mengetahuinya juga. Jadi memang sudah saatnya kita juga melakukan hal yang sama, yang tentunya jauh lebih mudah karena sudah dibuatkan langkah-langkahnya.

Kembali kepada judul diatas. Bagi teman-teman yang belum mengerti apa itu visualisasi kreatif, terlebih dahulu saya akan jelaskan secara sederhana mengenai apa yang dimaksud dengan visualisasi kreatif tersebut dan membuat teman-teman mudah mengerti. Pengertian bebas dari visualisasi kreatif kira-kira adalah ; suatu penguatan dengan melakukan visualisasi tujuan-tujuan ( Goal ) yang ingin kita capai, dimana otak bawah sadar teman-teman akan mewujudkan gambaran bathin tersebut menjadi kenyataan. Kenapa bisa begitu ? kenapa dengan hanya memvisualisasikan impian kita bisa tecapai ? itu pasti yang ingin teman-teman ketahui bukan ? Baik, saya akan jelaskan lebih lanjut, dan teman-teman semakin paham.

Suatu Kali Albert Einstein pernah mengatakan, “Imajinasi lebih penting dari pengetahuan.” Begitu juga dengan pendapat George Bernard Shaw “ Imajinasi adalah langkah awal penciptaan.” Artinya apa ? artinya bahwa untuk menciptakan sesuatu untuk menjadi kenyataan, kita harus mengimajinasikan terlebih dulu. Mimpi. Kita harus punya impian. Lha kalau mimpi aja kita gak berani, gimana mau berhasil. Teman-teman tahukan maksud saya ? jadi kita harus punya mimpi. Mungkin saat ini teman-teman bertanya-tanya dalam hati, masak sih cuma mengimajinasikan aja bisa membuat impian menjadi kenyataan ? pasti semakin penasaran kan gimana caranya ? Nah justru ini yang akan saya jelaskan kemudian, dan teman-teman akan semakin mengerti.

Sebelum teman-teman mengerti bagaimana cara melakukan Visualisasi kreatif, pertam-tama saya akan menjelaskan terlebih dahulu bagaimana membuat Goal/tujuan yang akan dicapai yang ramah otak, sehingga hal ini akan lebih mempermudah teman-teman melakukan visualisasi kreatif nanti.

Cara membuat Goal/Tujuan yang ramah otak :

1. Spesifik apa yang menjadi tujuan yang kita inginkan, bukan yang tidak kita inginkan. Misal ; Memiliki Rumah, Menikah, jadi pengusaha rumah makan, pergi haji, dll.
2. Karena focus pada hal yang kita inginkan, jadi menggunakan kalimat positif, bukan kalimat negasi. Contoh kalimat negasi ; tidak mau jadi orang miskin, tidak mau mengontrak rumah terus, tidak mau jadi pegawai terus, dll.
3. Katakan dengan kalimat kekinian ( present tense ). Contoh ; Punya rumah ( bukan; ingin punya rumah ), pergi haji ( bukan; ingin pergi haji )

Setelah teman-teman membaca 3 hal diatas tadi tentu mulai bertanya-tanya kenapa seperti itu. Begini, kenapa kita fokus pada hal YANG INGIN KITA TUJU dan bukan kepada hal YANG TIDAK INGIN KITA TUJU, karena otak kita merespon kalimat negasi menjadi sebaliknya. Atau dalam arti yang sederhana, otak kita tidak merespon kalimat negasi. Otak kita mengabaikan kata-kata tidak, jangan, bukan, dsb. Sekarang silahkan respon kalimat saya, “Jangan bayangin gajah warna orange.” Apa yang terbayang dibenak teman-teman ? hehehe…..teman-teman sudah mengerti maksud saya kan. Jadi jangan sampai salah membayangkan, hasilnya juga akan beda.

Lalu kenapa harus present tense ? supaya mudah teman-teman membayangkan seakan-akan sudah terjadi. Karena ketika dalam kondisi rileks/Trance, otak bawah sadar tidak bisa membedakan mana yang kenyataan, mana yang hanya imajinasi. Tentunya membuat pemrograman pikiran menjadi lebih efektif.

Terus, gimana dong cara melakukan visualisasi kreatif itu ? hehe…saya tahu teman-teman semakin ingin tahu kan ? setelah ini saya akan menjelaskan cara yang sederhana namun powerful itu, dan membuat teman-teman mudah dalam mengaplikasikannya.

Langkah-langkah melakukan visualisasi kreatif :

1. Silahkan cari waktu dan tempat kapan saja dan dimana saja yang menurut teman bisa membuat teman-teman lebih nyaman dan tenang. Boleh tiduran, duduk, sujud, sila, atau apapun yang lebih nyaman buat teman-teman. Pakai music relaksasi boleh, habis sholat juga boleh….apa aja boleh, yang penting nyamaannnn…..rileeekkkss…..
2. Lakukan pernapasan 4-2-8. Tarik 4 hitungan, tahan 2 hitungan, dan hembuskan 8 hitungan. Lakukan 3 sampai 5 kali, membuat teman-teman menjadi semakin rillleeekkss…….
Ini yang kita sebut prakondisi, menyebabkan orang mudah rileks, masuk ke keadaan alpha, Trance.
3. Lakukan Visualisasi kreatif. Libatkan Visual ( V ), Auditory ( A) , Kinestetik ( K ) dengan asosiasi. Maksudnya kita sedang tidak melihat diri kita, melainkan menjadi diri kita. Contoh ; ketika kita memvisualisasi kreatif kan rumah, maka yang dibayangkan adalah rumah yang ingin teman-teman miliki. Maka teman-teman bayangkan rumah itu, bentuknya, warna catnya, luasnya, apakah ada halamannya, ada tanaman apa aja dihalaman, ada suara burung mungkin, silahkan teman-teman masuki rumah itu, buka pintunya, rasakan tangan kita memegang handle-nya, perhatikan perabot apa ja yang ada diruangnnya, rasakan suhunya, apakah sejuk atau bagaimana, cium aromanya, wangi mungkin, pokonya bayangkan, rasakan, dengarkan. Seolah-olah nyata.berpura-pura lah dengan sungguh-sungguh. Karena hal itu menjadi sugesti dan pembelajaran di level unconscious.
4. Perkuat ( amplify ) apa yang teman-teman bayangkan, dengarkan, dan rasakan. Penguatan imajinasi/visualisasi kreatif dalam kondisi rileks, trance, menghasilkan pemrograman diri yang efektif

Lakukan langkah-langkah mudah diatas sesering mungkin. Dan tanpa alasan yang jelas, teman-teman mulai mewujudkan impian teman-teman menjadi nyata. Jangan terkejut jika dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama teman-teman sudah meraih impian teman-teman. Saya penasaran, akan ada cerita-cerita keberhasilan yang luar biasa apa yang akan saya dapat dari teman-teman nanti.

Indra Wiguna, Jakarta 12/9/2011 JIKA ANDA INGIN MELIHAT VIDEO-VIDEO KOLEKSI SAYA,ANDA BISA KLIK KLIK DISINI DAN JANGAN LUPA UNTUK MENGKLIK TOMBOL SUBSCRIBE UNTUK BERLANGGANAN VIDEO-VIDEO SECARA GRATIS

raih impian dgn visualisasi kreatif 4.5 5 Unknown Kamis, 13 November 2014 Saya tahu, ketika membaca judul diatas teman-teman mungkin bingung apa yang dimaksud dengan visualisasi kreatif, atau malah ada yang ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogger templates

J-Theme