• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy
IBX5AA3533ABC48F

Lorem ipsum

LMU PENAWAR RACUN DALAM MAKANAN DAN MINUMAN

 on Rabu, 23 Oktober 2013  



Di tanah Kalimantan sangat terkenal akan keilmuan racun / wisa baik itu yg dipelajari secara kharfiah ataupun yg dipelajari secara keilmuan khusus
..

Secara kharfiah biasanya racun2 tsb (kayas) memang dibuat khusus untuk membunuh / melumpuhkan secara langsung misalnya dioleskan pada taji, pedang, mata tombak, dll.. yang mana banyak digunakan untuk berburu hama2 hutan seperti babi hutan, biawak, dll.. Wisa seperti ini ada berbagai tingkatan lagi ada yg kadarnya rendah, efek dalam jangka panjang baru timbul reaksi sampai yg bisa langsung membunuh hanya dalam hitungan menit. Kadangkala Media untuk jenis wisa buatan ini sebenarnya tidak selalu digunakan pada benda tajam, tapi bisa di oleskan pada baju, celana, bekas telapak kaki, dll .. Untuk efek yg paling ringan adalah bisa menimbulkan rasa gatal yg hebat disekujur kulitnya dan kalau tidak lekas diberikan penawarnya akan sampai melepuh dan terkelupas kulit2nya..

Sedangkan secara keilmuan ini beragam lagi jenis, tata cara, fungsi, dll.. Salah satu yg sering terdengar di tanah banjar adalah sering jatuh korban pada bulan2 tertentu terutama pada bulan safar (kalender hijriyah). Biasanya racun / wisa tsb adalah sebagai tumbal dari sang empunya keilmuan untuk penglaris / pesugihan ataupun penjaga'an (tetapi ada juga keilmuan2 tsb yg didapat secara turun temurun dan ada juga Pada beberapa suku yg Menggunakan Media (biasa Minyak2 khusus) untuk Menjaga Lumbung padinya dari pencurian, kebakaran, gangguan hama, dll..). Maka berhati2lah apabila makan dan minum baik itu diwarung2 / kedai rumah makan ataupun dirumah seseorang yg menguasai keilmuan tsb terutama pada bulan2 safar.  Karena pada bulan safar kebanyakan wisa / racun harus ditumbalkan karena kalau tidak, maka dirinya sendiri atau ada anggota keluarganya yang akan terkena dari wisa / racun sebagai sumpah dan tumbal dari keilmuanya tsb. Sedangkan Untuk jenis Wisa kiriman / teluh / santet / sanggah itu sekarang sudah sangat jarang terdengar lg jatuh korban terkena teluh sangga wisa..

Wisa ada juga yg datanganya dari alam baik itu melalui perantara air yg mengalir ataupun melalui udara yg kita hirup. Hal ini sering terjadi pada para penambang2 baik itu emas atau intan didaerah2 pedalaman / terpencil. Orang2 yg terkena wisa seperti ini untuk orang2 banjar sering disebut penyakit kuning dan ini tidak jarang juga sampai membawa kepada kematian bagi si penderita apabila terlambat untuk di obati.

Ada beberapa cara sederhana untuk me minimalisasi kan apabila dalam sebuah sajian makanan / minuman yg terdapat wisa dari keilmuan sebagai tumbal..
1. Usahakan selalu ingat dan berdo’a Min baca : Bismillah.. setiap akan memulai makan / minum.
2. Ada satu kepercaya’an untuk meghindari terkena effect langsung dari wisa yaitu dengan menyambut dengan tangan kiri baru kemudian di sambut tangan kanan setiap kita menerima / mengambil gelas / piring dari orang tsb.
3. Usahakan setiap makan dan minum tidak selalu dihabiskan sampai habis makanan / air nya (biasakan ada ditinggal sedikit setiap makanan / minuman dalam piring / gelas sebagai isyarat tubuh penolak dari wisa tsb).
4. Menggunakan piranti2 penolak wisa ditubuh seperti kayu bahar, kayu kartubi, minyak bumi, dll..
5. Membaca do’a2 khusus untuk penawar wisa, seperti : “BISMILLAHILLADZI LAA YA DHURRU MA’ASMIHI SYAI UM FIL ARDHI WALAA FISSAMAA’I  YAA HAYYU YAA QOYYUM” (3x) usahakan membacanya tidak bernafas (cukup dalam hati).
Insya ALLAH Apabila do’a tsb dibaca pada makanan / minuman yg ada wisa untuk tumbal, maka akan menjadi tawarlah semuanya dan tak jarang kami menemui gelas yg pecah sendiri setelah kami baca do’a tsb sambil menutup dengan telapak tangan diatas gelas tsb..

Semoga catatan kecil ini bisa semakin menambah wawasan dan semakin menambah kewaspada’an kita. Dan juga semoga kita semua akan selalu terpelihara dan dijauhkan dari semua hal2 yg tidak di inginkan apalagi sampai menjadi korban..
Minta Ma'af, ridho dan halal apabila hal ini menjadi tidak berkenan kepada semua..Barokallah..


Wassalam..

LMU PENAWAR RACUN DALAM MAKANAN DAN MINUMAN 4.5 5 Unknown Rabu, 23 Oktober 2013 Di tanah Kalimantan sangat terkenal akan keilmuan racun / wisa baik itu yg dipelajari secara kharfiah ataupun yg dipelajari secara keilm...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogger templates

J-Theme